Entah mengapa semakin lama manusia yang terpilih lahir di dunia ini justru memilih tidak dilahirkan. Miris memang, hanya mereka saja lah yang memiliki kekuatan iman dapat melaksanakan tugas dengan baik. Aku pun sempat merasakan masa-masa keterpurukan menindas hidup hingga yang terasa hanyalah kepedihan semata tanpa tercurah kebahagiaan didalamnya. Bahkan hingga saat ini pun tantangan tidak bosan-bosannya meruntuhkan tekad kuat yang ada. Bagaimana pun tantangan yang datang dalam hidup harus lah dihadapi dengan menyerahkan semua kekuatan kepada Tuhan sebagai penyedia senjata kita. Hampir semua jenis ajaran mengajarkan untuk menghadapi semuanya dengan iman. Karena iman lah yang akan menguatkan hati kecil hingga seluruh jiwa dalam memenangkan pertempuran.
Selasa, 11 Maret 2014
dream or battle, what do you like? do it
Ketika hati mengalami kebimbangan dalam menempuh dunia pendidikan hanyalah doa restu dari kedua orang tua yang mampu membangkitkan semangat yang mulai melemah bahkan bisa menghilang. Tidak mudah untuk menghadapi satu per satu tantangan yang datang silih berganti dalam menguji kekuatan tekad menggapai mimpi. Mimpi yang telah lama dirancang untuk diwujudkan tentunya. Mungkin kita tahu bahwa Tuhan tidak akan menguji kemampuan umatNya melebihi batas kemampuannya, namun aku merasakan jika Tuhan memang sengaja memberikan rintangan untuk menjadikan tekad dalam mewujudkan impian semakin kuat agar kita bisa mengasah kemampuan untuk bertahan dan menghadapi rintangan yang menghantar ke jalan kemenangan yang haruslah berdasarkan iman. Rasa putus asa yang selalu menggoyahkan niat akan terhapus ketika kita mengadahkan tangan kepada Sang Kuasa untuk meminta kekuatan dalam menemukan titik terang dari semua permasalahan yang ada. Nyatanya yang terjadi di dunia ini, jarang orang yang sanggup menjalani rancangan hidup dari Tuannya sendiri hingga menyerahkan nyawa dengan tangannya tanpa memikirkan apa yang akan terjadi kedepannya. Memupuk iman menjadi faktor utama bagi orang yang menyerahkan segala sesuatunya untuk dirancang dan siap untuk melaksanakannya dengan baik. Andai banyak yang menyadari bahwa Tuhan sebagai Pencipta ingin sekali kita dapat berlari dengan semangat dalam estafet karyaNya untuk mencapai garis FINISH.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar