KEHAMILAN
EKTOPIK TERGANGGU (KET)
Definisi
1.
Kehamilan ektopik ialah kehamilan di
mana sel telur yang dibuahi berimplantasi dan tumbuh diluar endometrium kavum
uterus. Termasuk dalam kehamilan ektopik ialah kehamilan tuba, kehamilan
intraligamentum, kehamilan servikal, dan kehamilan abdominal primer atau
sekunder.
2.
Kehamilan ekstrauterin tidak sinonim
dengan kehamilan ektopik karena kehamilan di pars interstisialis tuba dan
kanalis servikalis masih termasuk kehamilan intrauterin, tetapi jelas bersifat
ektopik.
3.
Jl
4.
Jlk
Angka Kejadian
Angka kejadian
kehamilan ektopik dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Di Amerika Serikat
pada tahun 1983 angka kejadiannya ialah 1,4 untuk setiap 100 kehamilan. Angka
ini 3 kali lipat lebih besar daripada angka pada tahun 1972. Di Rumah Sakit Dr.
Cipto Mangunkusumo Jakarta angka kejadian kehamilan ektopik pada tahun 1987
ialah 153 di antara 4.007 persalinan, atau 1 diantara 26 persalinan. Angka ini
kurang lebih sama dengan angka pada tahun 1971-1975. Sebagian besar kehamilan
ektopik berlokasi di tuba (90%) terutama di ampula tuba.
Etiologi
1.
Sebagian besar penyebab kehamilan
ektopik tidak diketahui. Setelah sel telur dibuahi di bagian ampula tuba, maka setiap hambatan
perjalanan sel telur ke dalam rongga rahim memungkinan kehamilan tuba.
2.
Kehamilan ovarial dapat terjadi apabila
spermatozoa memasuki folikel de Graaf yang baru pecah dan membuahi sel telur
yang masih tinggal dalam folikel, atau apabila sel telur yang dibuahi bernidasi
di daerah endometriosis di ovarium.
3.
Kehamilan intraligamenter biasanya
terjadi sekunder dari kehamilan tuba atau kehamilan ovarial yang mengalami
ruptur dan mudigah masuk di antara 2 lapisan ligamentum latum. Kehamilan
servikal berkaitan dengan faktor multiparitas yang beriwayat pernah mengalami
abortus atau operasi pada rahim termasuk seksio sesarea.
4.
Kehamilan abdominal biasanya terjadi
sekunder dari kehamilan tuba.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar